GetMenit.com, Kota Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, akhirnya angkat bicara terkait ramainya sorotan publik atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2024 milik Pemkot Tangsel.
Isu ini mencuat setelah influencer Leony Vitria Hartanti mengunggah beberapa halaman dari dokumen setebal 520 halaman tersebut ke akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Leony menyoroti sejumlah pos anggaran yang dinilai tidak wajar.
Pos Anggaran Disorot Publik
Beberapa rincian belanja yang menimbulkan tanda tanya antara lain:
- Program penunjang urusan pemerintah: Rp 2 triliun
- Gaji dan tunjangan pegawai: Rp 1,2 triliun
- Alat tulis kantor (ATK): Rp 38 miliar
- Souvenir: Rp 20,48 miliar
- Perjalanan dinas: Rp 117 miliar
Sorotan publik semakin tajam lantaran beberapa anggaran tersebut dianggap jauh melampaui kebutuhan wajar. Misalnya, belanja alat tulis kantor yang mencapai Rp 38 miliar, memicu pertanyaan tentang efisiensi dan transparansi.
Respons Wali Kota Tangsel
Menanggapi polemik ini, Benyamin Davnie meminta masyarakat tidak terburu-buru menilai. Menurutnya, seluruh laporan keuangan Pemkot Tangsel telah melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Semua laporan keuangan pemerintah daerah pasti diaudit oleh BPK. Kalau ada temuan, tentu akan menjadi catatan resmi. Jadi jangan disalahartikan dulu,” ujar Benyamin.
Benyamin menegaskan bahwa Pemkot Tangsel berkomitmen untuk mengedepankan keterbukaan informasi publik. Ia juga membuka ruang bagi siapa saja yang ingin meminta klarifikasi secara resmi mengenai pos-pos anggaran yang disorot.
Publik Tuntut Transparansi
Meski demikian, sejumlah kalangan menilai penjelasan Pemkot Tangsel harus lebih detail. Transparansi anggaran dianggap penting, bukan hanya untuk memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Beberapa aktivis dan pemerhati kebijakan publik di Tangerang Selatan bahkan mendorong adanya forum terbuka agar masyarakat bisa memahami alokasi anggaran secara lebih jelas.
Polemik LKPD ini juga diprediksi dapat berdampak pada dinamika politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2024. Isu transparansi anggaran bisa menjadi senjata bagi lawan politik untuk menyerang petahana maupun partai pengusungnya.
(Naz/Redaksi)
