GetMenit.com
Flyout Menu
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Regional
    • Global
    • Politik
    • Hukum
    • Get Peristiwa
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Energi
    • Industri
  • Tekno
    • Apps & OS
    • Gadget
    • Gaming
  • Olahraga
    • Bola
    • Esport
  • Properti
  • Kesehatan
  • Hype Time
    • Entertainment
    • Musik
    • Film
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Kuliner
    • Wisata
  • Pendidikan
  • Video
GetMenit.com
EDISI DUNIA MISTERI
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Regional
    • Global
    • Politik
    • Hukum
    • Get Peristiwa
    News
    Lanjut
    Top News
    Mobil mewah dan Ducati noel disita KPK
    Wamenaker Noel Kena OTT, KPK Sita Mobil Mewah dan Motor Ducati
    21/08/2025
    kasus pembunuhan suami istri di serang
    Suami Bunuh Istri di Serang, Lalu Rekayasa Perampokan: Begini Kronologinya
    28/07/2025
    Rumah dibongkar paksa di Cikupa
    Tangis Ibu-Ibu Pecah! Rumah Warga Cikupa Dibongkar Paksa Saat Masih Dihuni, Excavator Merangsek Masuk
    17/07/2025
    Latest News
    Diterjang Angin Kencang, Pohon Bertumbangan dan Rumah Rusak di Tangsel
    07/10/2025
    Tantang Polisi Saat Mediasi, Debt Collector di Tangerang Akhirnya Ditangkap!
    05/10/2025
    25 Tahun Banten: Kaya ASN, Miskin Rakyat
    04/10/2025
    Detik-Detik Truk Tronton Loncat dari Tol Serang, Hantam Warga dan Kendaraan!
    04/10/2025
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Energi
    • Industri
    BisnisLanjut
    pengoplosan gas LPG Tangerang
    Polisi Grebek Oplosan Gas 3 Kg, Raup Rp30 Juta/Bulan
    2 Baca
    Pertamax campur air di SPBU Kebon Nanas
    Pertamina Pastikan Pertamax di SPBU Kebon Nanas Tangerang Tidak Tercampur Air
    2 Baca
    penerima bansos judi online tangerang
    Ratusan Penerima Bansos di Tangerang Terancam Tak Cair Gara-Gara Judi Online
    2 Baca
    Bekas galian pipa Cibodas Tangerang
    Bekas Galian Pipa Perumda TB di Cibodas Tangerang Bikin Jalan Licin dan Berisiko
    2 Baca
    pembangunan infrastruktur Banten
    Pemprov Banten Bangun Jalan Poros Desa Sindang Jaya Tangerang, Anggaran Rp6 Miliar Disiapkan
    3 Baca
  • Tekno
    • Apps & OS
    • Gadget
    • Gaming
    TeknoLanjut
    Cara Praktis Cek dan Isi Saldo E-Toll
    Cara Praktis Cek dan Isi Saldo E-Toll Mandiri & BCA, Biar Perjalanan Lancar Tanpa Hambatan
    3 Baca
    Kode Redeem MLBB 1 Agustus 2025
    Kode Redeem MLBB 1 Agustus 2025: Buruan Klaim Diamond & Skin Gratis Sebelum Kedaluwarsa!
    2 Baca
    Puntung Rokok Jadi Aspal
    Dari Puntung Rokok Jadi Aspal Tahan Retak, Inovasi Gila Ini Bikin Dunia Tercengang!
    3 Baca
    Kode Redeem FF Terbaru 27 Juli 2025
    Kode Redeem FF 27 Juli 2025: Skin Diamond & Bundle Gratis
    2 Baca
    Cara Agar Akun Instagram Anak
    Cara Agar Akun Instagram Anak Tak Terlihat oleh Predator Online
    4 Baca
  • Olahraga
    • Bola
    • Esport
    OlahragaLanjut
    Jefri Nichol Saatnya MMA
    Jefri Nichol: Boxing Bukan Dunia Gue, Saatnya MMA
    2 Baca
    El Rumi Kalahkan Jefri Nichol
    El Rumi Kalahkan Jefri Nichol dalam 38 Detik
    2 Baca
    turnamen Sepak Bola Linda Cup Kronjo 2025
    Bentrok Suporter di Linda Cup 2025, Pemain Dikejar Penonton
    2 Baca
    Asian Kurash Championship 2025
    Bangga! Dua Atlet Kurash Cilik Kota Tangerang Harumkan Nama Indonesia
    3 Baca
    strategi brilian Gerald Vanenburg
    Manuver Gila Vanenburg! Garuda Muda Tumbangkan Thailand dan Melaju ke Final AFF U-23 2025
    3 Baca
  • Properti
  • Kesehatan
  • Hype Time
    • Entertainment
    • Musik
    • Film
    Hype TimeLanjut
    Pratama Arhan Azizah Salsha bercerai
    Pratama Arhan dan Azizah Salsha Resmi Bercerai, Sidang Digelar Dua Kali dan Diputus Verstek
    4 Baca
    Nadhira Lathifa Adzkiya penyanyi cilik berbakat asal Tangerang Selatan
    Nadhira Lathifa, Bintang Cilik Asal Tangsel Raih Emas di Asia All Stars Festival 2025
    2 Baca
    Film animasi Merah Putih One For All
    Film Animasi ‘Merah Putih: One For All’ Siap Tayang, Produser Santai Tanggapi Kritik Netizen
    2 Baca
    Hasil tes DNA Ridwan Kamil Lisa Mariana dan anaknya CA
    Lisa Mariana Yakin Anak Kandung RK: Tak Mungkin Hasil Tes DNA Berbeda
    2 Baca
    Iwan Fals & Isyana Sarasvati soundtrack film Panji Tengkorak
    Iwan Fals & Isyana Sarasvati Hidupkan Panji Tengkorak Lewat Lagu Bunga Terakhir
    3 Baca
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Kuliner
    • Wisata
    Gaya HidupLanjut
    Komdigi Izin TikTok Dibekukan
    Komdigi: Izin TikTok Dibekukan, Tapi Belum Diblokir di Indonesia
    1 Baca
    Curug Leuwi Mangrod di Kabupaten Serang
    Curug Mangrod Padarincang, Pesona Alam Banten yang Masih Perawan dan Memikat!
    3 Baca
    Cara Efektif Mengatasi Susah Tidur Saat Menstruasi
    Susah Tidur Saat Menstruasi? Ini Penyebab Mengejutkan dan Cara Ampuh Mengatasinya
    4 Baca
    Pembagian daging kurban Cibodas
    Desak-desakan Demi Daging Kurban, Warga Cibodas Rela Terjepit Pagar Masjid
    1 Baca
    link twibbon idul adha 2025
    Twibbon Idul Adha 2025: Rayakan dengan Gaya Digital, Yuk!
    2 Baca
  • Pendidikan
  • Video
  • Histori
  • Misteri
  • Fakta Unik
  • Get Viral
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Banten
  • Kabupaten Serang
  • Kota Serang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Polda Banten
  • Kota Tangsel
GetMenit.comGetMenit.com
Font ResizerAa
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Tekno
  • Olahraga
  • Properti
  • Kesehatan
  • Hype Time
  • Gaya Hidup
  • Pendidikan
  • Video
Cari Topik, Peristiwa atau Berita Terbaru
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Regional
    • Global
    • Politik
    • Hukum
    • Get Peristiwa
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Energi
    • Industri
  • Tekno
    • Apps & OS
    • Gadget
    • Gaming
  • Olahraga
    • Bola
    • Esport
  • Properti
  • Kesehatan
  • Hype Time
    • Entertainment
    • Musik
    • Film
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Kuliner
    • Wisata
  • Pendidikan
  • Video
Sudah punya akun Sign In
Follow US
© 2025 GetMenit.com – All rights reserved.
GetMenit.com » Histori

Luka Perang Dunia II: Kisah Pilu Penyintas “Jugun Ianfu” di Jawa Barat

Redaksi
17/08/2025 08:22
Redaksi
Share
jugun ianfu Indonesia
Ronasih hidup sebatang kara / Credit By BBC Rahmad Azhar Hutomo
SHARE

GetMenit.com – Lebih dari tujuh dekade berlalu sejak Perang Dunia II usai, namun luka itu belum sembuh. Ribuan perempuan Indonesia masih menyimpan trauma akibat dipaksa menjadi budak seks tentara Jepang, atau yang dikenal dengan istilah jugun ianfu.

Di balik catatan perang yang penuh angka dan strategi militer, ada kisah pilu yang jarang tersorot: remaja-remaja putri yang direnggut dari keluarganya, dipaksa mengabdi di ianjo—rumah bordil militer Jepang.

Ronasih: Diculik Saat Usia 14 Tahun

Ronasih, penyintas asal Sukabumi, Jawa Barat, tak pernah melupakan hari ketika hidupnya direnggut paksa. Saat itu, usianya baru 14 tahun. Pagi itu ia bersiap berangkat ke sekolah, namun langkah kecilnya terhenti ketika rombongan tentara Jepang menghadang.

Baca Juga

Asal-usul Rawa Rontek, Ilmu Mistis yang Konon Tak Bisa Mati
Menguak Asal-usul Rawa Rontek, Ilmu Mistis yang Konon Tak Bisa Mati
Viral di Media Sosial: Pesugihan Putih Goa Naga Raja Hebohkan Warganet

Tanpa perlawanan berarti, Ronasih dibawa pergi. Ia disekap di sebuah bangunan dekat desanya. Di tempat itu, ia dipaksa melayani keinginan tentara asing. Hari-hari yang seharusnya ia isi dengan belajar, berubah menjadi malam-malam penuh ketakutan.

“Setiap kali pintu terbuka, dada saya bergetar. Saya tidak tahu siapa yang akan masuk, dan apa yang akan mereka lakukan,” ujar Ronasih dalam sebuah wawancara dengan peneliti sejarah.

Trauma itu membekas dalam, menjadikan Ronasih salah satu saksi hidup yang terus membawa luka, bahkan setelah puluhan tahun merdeka.

Umi Kulsum: Direnggut di Depan Orang Tua

Tak jauh berbeda, nasib kelam juga dialami Umi Kulsum. Berbeda dengan Ronasih, ia diculik di depan kedua orang tuanya. Jeritan keluarga tak mampu menghentikan tentara bersenjata.

Umi dibawa ke sebuah ianjo, sebutan rumah bordil militer Jepang. Di tempat itu, ia dipaksa menyerahkan tubuhnya kepada para serdadu. Penolakan hanya berujung pada tamparan, tendangan, bahkan siksaan fisik yang lebih kejam.

Bagi Umi, peristiwa itu bukan sekadar kehilangan masa remaja. Ia kehilangan harga diri, masa depan, bahkan kesempatan untuk hidup normal. “Saya tidak lagi punya pilihan, hanya bisa pasrah,” katanya dalam sebuah kesaksian.

Luka Kolektif yang Terlupakan

Kisah Ronasih dan Umi hanyalah dua dari ribuan. Sejarawan memperkirakan puluhan ribu perempuan dari Asia—termasuk Indonesia, Korea, Filipina, dan Tiongkok—dijadikan jugun ianfu. Di Indonesia, sebagian besar korban berasal dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Namun berbeda dengan Korea Selatan atau Filipina, di mana para penyintas berani bersuara dan menggugat Jepang, banyak perempuan Indonesia memilih diam. Stigma sosial, rasa malu, dan trauma mendalam membuat mereka enggan membuka suara. Tak jarang, keluarga pun menolak mengakui pengalaman pahit itu, karena dianggap aib.

Ianjo: Neraka di Balik Perang

Dokumen militer Jepang menyebut ianjo sebagai fasilitas resmi untuk “menghibur” tentara. Namun di balik istilah itu, tersembunyi praktik kekerasan seksual sistematis.

Perempuan ditempatkan di barak-barak sempit, diawasi ketat, dan harus melayani puluhan tentara dalam sehari. Kondisi kesehatan mereka terabaikan. Banyak yang jatuh sakit, terinfeksi penyakit menular, bahkan meninggal tanpa sempat kembali ke keluarganya.

“Rumah bordil militer itu lebih mirip penjara. Tidak ada kebebasan, tidak ada hak untuk menolak,” tulis seorang peneliti dalam laporan arsip kolonial.

Perjuangan Meminta Keadilan

Seiring berjalannya waktu, sebagian penyintas mencoba bersuara. Pada 1990-an, sejumlah perempuan Indonesia bergabung dalam forum internasional, menuntut Jepang mengakui dan meminta maaf. Namun hingga kini, permintaan itu belum sepenuhnya dikabulkan.

Pemerintah Jepang memang sempat menyampaikan “penyesalan mendalam” dan membentuk Asian Women’s Fund pada 1995 untuk memberikan kompensasi. Namun banyak penyintas menolak dana itu, karena dianggap bukan tanggung jawab resmi negara, melainkan donasi pribadi.

Di Indonesia, suara penyintas justru semakin sunyi. Banyak di antara mereka telah menua, meninggal tanpa sempat merasakan keadilan.

Melawan Lupa

Kisah jugun ianfu Indonesia
Umi Kulsum (kiri) juga penyintas “ianfu” di Sukabumi, Jawa Barat / Credit By BBC Rahmad Azhar Hutomo

Kisah Ronasih dan Umi adalah potongan kecil dari sejarah besar yang kerap dipinggirkan. Bagi para penyintas, menceritakan kembali pengalaman itu bukan hal mudah. Namun, mereka berharap generasi muda tahu bahwa kemerdekaan yang dirayakan hari ini dibayar dengan begitu banyak penderitaan, termasuk dari tubuh-tubuh perempuan yang dijadikan alat perang.

Sejarawan menekankan, penting bagi bangsa ini untuk mengingat dan mengakui kisah kelam tersebut. “Jika kita lupa, maka sejarah bisa terulang. Perempuan akan selalu jadi korban pertama dalam setiap konflik bersenjata,” ujar seorang peneliti gender dan sejarah di Jakarta.

Kini, hanya sedikit penyintas yang masih hidup. Mereka menua dengan membawa luka batin yang tak kunjung sembuh. Suara mereka menjadi pengingat bahwa di balik kemenangan perang, selalu ada mereka yang kalah dan kalah selamanya.

(Redaksi)

Benarkah Melaka Dilindungi China? Jejak Misteri Sejarah Maritim Alam Melayu
Jejak Leluhur di Lebak: Tradisi Ngembang Makam Tarik Kolot yang Masih Terjaga
Mengenal Gowok: Tradisi Sakral Jawa Kuno yang Kini Jadi Kontroversi
Tarian Para Mayat: Ritual Terlarang Penari Jaipong yang Bangkitkan Arwah Leluhur
Buaya Masuk Minimarket, Bikin Heboh Netizen: “Nyari Promo Indomie atau Disapa Mbak Kasir?”
TagJawa BaratJugun IanfuPenyintas IanfuPerang Dunia IISukabumi
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Apa Pendapatmu?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Histori

Asal-usul Rawa Rontek, Ilmu Mistis yang Konon Tak Bisa Mati

Menguak Asal-usul Rawa Rontek, Ilmu Mistis yang Konon Tak Bisa Mati

Histori
26/09/2025
Pesugihan Putih Goa Naga Raja

Viral di Media Sosial: Pesugihan Putih Goa Naga Raja Hebohkan Warganet

Misteri
13/09/2025
sejarah maritim Alam Melayu

Benarkah Melaka Dilindungi China? Jejak Misteri Sejarah Maritim Alam Melayu

Histori
07/09/2025
Ngembang Makam Tarik Kolot kabupaten lebak

Jejak Leluhur di Lebak: Tradisi Ngembang Makam Tarik Kolot yang Masih Terjaga

Histori
06/09/2025
Tradisi gowok Jawa kuno tentang pernikahan

Mengenal Gowok: Tradisi Sakral Jawa Kuno yang Kini Jadi Kontroversi

Histori
30/08/2025
Lanjut
- Advertisement -
jasa pembuatan website murah

Berita Populer

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]

Berita Rekomendasi

Misteri RS St Carolus
Misteri

RS St. Carolus Salemba: Jejak Gaib dari Zaman Kolonial hingga Penampakan Suster Belanda

6 Baca
kasus pembunuhan Teresita Basa
Misteri

Misteri Teresita Basa: Kasus Buntu Terpecahkan oleh Arwah Korban Sendiri

5 Baca
Misteri Pesugihan Seks Roro Kembang Sore
Misteri

Misteri Pesugihan Seks Roro Kembang Sore: Ritual Tumbal dari Tulungagung

5 Baca
Heboh Bendera One Piece Berkibar Jelang 17 Agustus
Get Viral

Heboh Bendera One Piece Berkibar Jelang 17 Agustus, Simbol Perlawanan Warga terhadap Pemerintah?

2 Baca
Lanjut
GetMenit.com
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat & Ketentuan

Ikuti Kami

Facebook-f Instagram Youtube Twitter Rss

Copyright 2025 GetMenit.com | All Rights Reserved

adbanner
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?